Bukti : Pernyataan Ulama Syiah Bahwa Al-Quran Kaum Muslimin Tidak Otentik (From Shiahs TV Channel)

Ini adalah pernyataan dari Ayatullah (Dr.) Al-Qazwiiniy, salah seorang ulama besar Syiah yang sangat disegani saat ini, bahwasannya Al-Quran yang ada di tangan kaum muslimin tidak otentik.

Menurutnya, firman Allah ta’ala :

إِنَّ اللَّهَ اصْطَفَى آدَمَ وَنُوحًا وَآلَ إِبْرَاهِيمَ وَآلَ عِمْرَانَ عَلَى الْعَالَمِينَ

“Sesungguhnya Allah telah memilih Adam, Nuh, keluarga Ibrahim dan keluarga Imran melebihi segala umat (di masa mereka masing-masing)” [QS. Aali ‘Imraan : 33].

Menurutnya, yang benar adalah :

إِنَّ اللَّهَ اصْطَفَى آدَمَ وَنُوحًا وَآلَ إِبْرَاهِيمَ وَآلَ عِمْرَانَ وَآلَ مُحَمَّدٍِ عَلَى الْعَالَمِينَ

““Sesungguhnya Allah telah memilih Adam, Nuh, keluarga Ibrahim, keluarga Imran, dan keluarga Muhammad melebihi segala umat (di masa mereka masing-masing)”.

Tambahan kalimat yang berwarna merah ini dihilangkan oleh para shahabat radliyallaahu ‘anhum – (dan ini adalah kedustaan yang sangat nyata !!).

Itulah yang dikatakan oleh Al-Qazwiiniy yang ia nisbatkan (secara dusta) kepada Ja’far Ash-Shaadiq rahimahullah, semoga Allah memberikan hidayah kepadanya.

Dan inilah rekaman video yang memuat perkataannya itu :

http://www.youtube.com/watch?v=ovfz3xnsjJ0

Allah ta’ala berfirman :

إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ

“Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Qur’an, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya” [QS. Al-Hijr : 9].

Jika Anda tidak waspada, maka Anda akan digiring oleh pemahaman-pemahaman mereka, yang akhirnya (jika Anda membiarkan diri Anda larut dengan syubuhaat Syiah Raafidlah) – Anda akan mendustakan agama Islam dan membenarkan agama Syiah. Dan Syiah Raafidlah bukan Islam. Agama Syiah bukanlah agama yang dianut oleh Ahlul-Bait.

Wallaahul-musta’aan.

[abul-jauzaa’ – ngaglik, sleman, yogyakarta – 1432].

Catatan dari AlFanarKu:

Sungguhnya bukti yang ditunjukkan oleh al-Akh Abul-Jauzaa di atas adalah sebuah bukti yang sangat kuat bahwa seorang ulama’ Syiah yang bernama Al-Qaswiiniy telah membuka kedok keyakinannya mengenai Al-Quran yang ada pada kita kaum muslimin saat ini, yang mungkin dia melakukan hal tersebut secara tidak sadar. Maka hanya orang yang kerdil pikiran-nya yang berusaha membela-nya.

Sesungguhnya sudah sangat jelas bahwa di dalam kitab-kitab utama pegangan syiah memang terdapat riwayat-riwayat yang mutawatir yang menyatakan bahwa Al-Quran yang ada sekarang ini sudah mengalami tahrif, dan hal ini merupakan ijma’ para ulama syiah dari zaman dulu.

Kita sering melihat bagaimana reaksi orang-orang syiah ketika disinggung masalah ini, kalau tidak  membela diri, biasanya mereka berusaha melakukan serangan balik, Artinya teman anda yang syiah akan kembalimenuduh bahwa dalam riwayat sunni juga ada yang menunjukkan Al Qur’an telah dirubah. Jelas mereka berbohong, karena isi hadits-hadits yang dimaksud oleh syiah hanyalah seputar nasakh tilawah atau perbedaan qira’at yang memang pernah ada. Dan sangat berbeda dengan riwayat-riwayat tahrif Al-Quran dalam literature syiah di mana dengan sangat transparan mereka menuduh bahwa Al-Quran telah dirubah oleh “tangan-tangan kotor”, “orang-orang zalim” yang hakikatnya tuduhan tersebut ditujukan kepada para sahabat Nabi shalallahu ‘alaihi wasalam, karena di-masa mereka-lah Al-Quran dikumpulkan dan dikodifikasi menjadi satu mushaf.

Perlu diperhatikan bahwa banyak ulama syiah yang mengakui adanya nasakh, seperti Syaikh Thaifah At Thusi misalnya, meski demikian, kita lihat Abul Qasim Al Khu’I mengatakan bahwa nasakh itu tak lain dan tak bukan adalah tahrif itu sendiri. Semua ini adalah upaya untuk menghindar dan berputar-putar tanpa ada jawaban yang jelas. Sehingga kita perhatikan dari teman yang syiah, mereka selalu berputar-putar dalam diskusi sehingga membuat kita lelah menghadapinya. Bolehjadi mereka sengaja berbuat demikian untuk menghindar dari jawaban-jawaban yang membuatnya merasa kalah dalam debat. Kita perhatikan semua syiah suka berputar-putar dalam dialog. Saya curiga teman-teman syiah telah mengalami mutasi pada gennya sehingga mereka semua menjadi suka berbohong dan berputar-putar dalam dialog. Kita tidak lupa bagaimana taqiyah adalah salah satu ajaran pokok dalam syiah. Kita tidak heran, karena taqiyah adalah sembilan dari sepuluh bagian agama syiah. Sebenarnya cara ini merupakan sebuah aib bagi syiah yang tidak dapat menjawab tuduhan yang memang terbukti, lalu berusaha membuktikan tuduhan yang sama pada lawan.

Hal ini memang sebuah aib, tetapi hanya ini yang mereka punya, yang lebih baik daripada diam tak menjawab dan dipandang kalah dalam berdebat. Mengenai serangan balik dari syiah berkaitan masalah perubahan Al-Quran akan dibahas lebih detil Insya Allah.

Artikel asal: Abu Al-Jauzaa’, 07 Jun 2011

http://abul-jauzaa.blogspot.com/

Tagged:

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s

%d bloggers like this: